Prosedur diagnostik untuk mengambil sampel jaringan, sel, atau cairan benjolan di tubuh dengan menggunakan jarum yang sangat halus. Prosedur ini dilakukan oleh dokter spesialis bedah/bedah onkologi yang kompeten di Kaiser Cancer Center.

Dokter akan memeriksa area yang dikeluhkan, baik melalui perabaan (pemeriksaan fisik), USG, ataupun pemeriksaan penunjang lain. Dari sini, dokter menilai apakah FNAB merupakan prosedur yang paling tepat untuk mendapatkan sampel jaringan untuk pemeriksaan jenis sel.
Area yang akan diambil sampelnya dibersihkan menggunakan antiseptik untuk memastikan prosedur berlangsung aman dan steril. Biasanya tidak diperlukan anestesi karena jarum yang digunakan sangat halus, namun dokter tetap dapat memberikan anestesi lokal bila dibutuhkan.
Dokter memasukkan jarum kecil ke dalam area target, lalu mengambil sedikit sampel berupa sel atau cairan menggunakan teknik aspirasi. Prosedurnya berlangsung selama beberapa menit dan hanya menimbulkan sedikit rasa tidak nyaman.
Sampel kemudian dikirim ke laboratorium rujukan untuk diperiksa oleh dokter spesialis patologi anatomi. Di tahap ini, sel-sel diamati untuk melihat jenis sel, apakah didapatkan ciri-ciri sel kanker, infeksi, atau kelainan lainnya.
Layanan kanker terpadu dari skrining hingga terapi, berbasis standar global dan sistem diagnostik end-to-end.
Rencana terapi didasarkan pada diagnosis setiap pasien dan ditinjau oleh tim MDT internasional yang dapat meningkatkan akurasi diagnosis hingga 95,4%.
Kaiser Cancer Center adalah pusat kanker pertama di Indonesia yang menggunakan Siemens eHealth agar data medis aman, mudah diakses, & sesuai regulasi MDPA.
