Tim medis Kaiser Cancer Center memantau kondisi pasien secara berkala untuk mencegah atau mengatasi malnutrisi, mendukung pemulihan, dan menangani komorbiditas seperti obesitas serta gangguan metabolik. Berdasarkan evaluasi, kami merekomendasikan intervensi nutrisi, konseling dietetik, atau suplementasi sesuai kebutuhan pasien.

Ahli gizi klinis akan meninjau kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh serta melakukan penilaian medis yang mencakup riwayat penyakit, diagnosis kanker, gejala yang dialami, serta pengobatan yang sedang dijalani.
Ahli gizi melakukan penilaian status gizi dengan metode komprehensif: berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh, lingkar tubuh, perubahan berat badan beberapa minggu terakhir, hingga hasil laboratorium terkait.
Berdasarkan hasil penilaian, ahli gizi mengidentifikasi masalah nutrisi spesifik seperti malnutrisi, risiko dehidrasi, defisit energi-protein, kesulitan menelan, atau intoleransi makanan tertentu. Bersama pasien, ahli gizi menentukan tujuan yang realistis, seperti menjaga berat badan, meningkatkan asupan protein, mengurangi gejala, atau mengoptimalkan energi untuk pemulihan.
Ahli gizi kemudian menyusun rencana makan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan medis, jenis terapi kanker, dan kondisi pasien.
Layanan kanker terpadu dari skrining hingga terapi, berbasis standar global dan sistem diagnostik end-to-end.
Rencana terapi didasarkan pada diagnosis setiap pasien dan ditinjau oleh tim MDT internasional yang dapat meningkatkan akurasi diagnosis hingga 95,4%.
Kaiser Cancer Center adalah pusat kanker pertama di Indonesia yang menggunakan Siemens eHealth agar data medis aman, mudah diakses, & sesuai regulasi MDPA.
