Terapi paliatif adalah jenis perawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker dan keluarganya. Layanan ini dapat diberikan bersamaan dengan terapi kuratif maupun setelahnya untuk membantu mengelola nyeri dan efek samping pengobatan serta memberikan dukungan fisik, emosional, psikososial, dan spiritual.

Pasien bertemu dokter atau tim paliatif untuk menilai kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Pada tahap ini ditentukan tujuan perawatan serta prioritas pasien (misalnya manajemen nyeri, kenyamanan, atau dukungan emosional).
Tim menyusun rencana perawatan yang dipersonalisasi, mencakup manajemen gejala, nutrisi, terapi emosional, dan dukungan untuk keluarga. Rencana ini fleksibel dan dapat disesuaikan sesuai perkembangan kondisi pasien.
Pasien menerima berbagai layanan seperti pengendalian nyeri, pengaturan gejala (mual, sesak napas, kelelahan), dukungan psikologis, konseling spiritual, serta edukasi bagi keluarga dalam merawat pasien.
Kondisi pasien dievaluasi secara berkala, termasuk intensitas nyeri, kualitas tidur, kemampuan aktivitas, dan kesehatan emosional. Rencana perawatan akan disesuaikan bila terjadi perubahan kondisi.
Layanan kanker terpadu dari skrining hingga terapi, berbasis standar global dan sistem diagnostik end-to-end.
Rencana terapi didasarkan pada diagnosis setiap pasien dan ditinjau oleh tim MDT internasional yang dapat meningkatkan akurasi diagnosis hingga 95,4%.
Kaiser Cancer Center adalah pusat kanker pertama di Indonesia yang menggunakan Siemens eHealth agar data medis aman, mudah diakses, & sesuai regulasi MDPA.
